Minggu, 26 Juli 2026 PRESISI.SBS – Demak kembali menjadi saksi lahirnya sebuah momentum penting dalam perjalanan organisasi Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI-LS).
Pelantikan Pengurus Daerah (PD) Kabupaten Demak beserta jajaran Pengurus Cabang (PC) se-Kabupaten Demak berlangsung dengan penuh semangat, kekhidmatan, dan tekad untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat.
Suasana pelantikan dipenuhi semangat persaudaraan, disiplin organisasi, dan tekad untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Momentum ini bukan sekadar seremonial pergantian kepengurusan, melainkan penegasan komitmen bahwa setiap pengurus yang dilantik memikul tanggung jawab moral untuk mengabdi kepada agama, menjaga persatuan bangsa, menghormati hukum negara, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Keluarga besar PWI-LS Demak memiliki makna historis yang sangat kuat. Kota yang dikenal sebagai salah satu pusat perjuangan Walisongo ini menjadi pengingat bahwa dakwah para ulama terdahulu dibangun melalui ilmu, akhlak, keteladanan, kebijaksanaan, serta kepedulian terhadap kehidupan masyarakat. Nilai-nilai tersebut menjadi inspirasi untuk terus mengembangkan gerakan yang mengedepankan persatuan, pendidikan, kepedulian sosial, dan penguatan karakter kebangsaan.
Pelantikan ini menjadi awal dari babak baru perjuangan organisasi Amanah yang diterima bukanlah kehormatan semata, melainkan kewajiban untuk bekerja secara nyata, membangun organisasi yang tertib, memperkuat komunikasi dengan masyarakat, serta menjalin sinergi dengan berbagai elemen bangsa demi terciptanya kehidupan yang damai, adil, dan bermartabat.
Di tengah derasnya arus informasi dan perbedaan pandangan di masyarakat, PWI-LS juga mengajak seluruh elemen bangsa agar membangun budaya berpikir yang objektif, kritis, dan bertanggung jawab. Kritik terhadap persoalan sosial, kebangsaan, maupun keagamaan hendaknya disampaikan berdasarkan fakta, data, dan argumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan, sehingga menjadi bagian dari upaya perbaikan, bukan pemecah persatuan.
Semangat perjuangan bukan diukur dari kerasnya suara, tetapi dari besarnya manfaat yang diberikan kepada masyarakat. Kekuatan organisasi akan terlihat melalui pengabdian, kerja nyata, kepedulian sosial, pendidikan umat, pembinaan generasi muda, serta kemampuan menjaga persaudaraan di tengah keberagaman Indonesia.
Kepada seluruh pengurus yang baru dilantik, amanah ini adalah panggilan untuk menunjukkan integritas, kejujuran, disiplin, dan keteladanan. Jadikan jabatan sebagai sarana melayani, bukan untuk dilayani. Jadikan organisasi sebagai wadah memperkuat persatuan, bukan memperlebar perbedaan.
Seluruh keluarga besar PWI-LS mendoakan agar Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, kesehatan, keberkahan, perlindungan, dan keistiqamahan kepada seluruh pengurus dalam menjalankan amanah organisasi. Semoga setiap langkah pengabdian menjadi amal kebajikan yang membawa manfaat bagi agama, bangsa, negara, dan seluruh masyarakat Indonesia.
Pelantikan Pengurus Daerah PWI-LS Kabupaten Demak dan Pengurus Cabang se-Kabupaten Demak hendaknya menjadi titik awal untuk memperkuat nilai pengabdian, persatuan, disiplin, dan tanggung jawab. Komitmen yang perlu dijaga bersama adalah bekerja secara nyata, menjunjung tinggi etika, menghormati hukum, berpikir objektif berdasarkan fakta, serta mengutamakan kemaslahatan masyarakat. Dengan semangat tersebut, organisasi dapat memberikan kontribusi yang positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, sekaligus menjaga warisan nilai luhur Walisongo yang mengedepankan ilmu, akhlak, persaudaraan, dan kemanfaatan bagi sesama.
Menurut keterangan ketua DPD PWI-LS SULTAN FATAH DEMAK yang baru dilantik saudara TULKAH MAKMUN bahwaPelantikan Pengurus Daerah PWI-LS Kabupaten Demak dan Pengurus Cabang Se-Kabupaten Demak Sukses Digelar adalah salah satu bentuk upaya Meneguhkan Semangat Pengabdian untuk Agama, Bangsa dan Negara, pungkasNya.
Red,Nurkan



