spot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Lewat Sholawat Bareng, IWB Tanamkan Nilai Jujur dan Integritas demi Banyuwangi Bebas Korupsi

Banyuwangi,  Komunitas Into Warga Banyuwangi (IWB) menggandeng seluruh elemen masyarakat untuk menggelar kegiatan bertajuk “IWB Bersama Masyarakat Bersholawat untuk Banyuwangi Bersih Korupsi”. Acara ini direncanakan berlangsung pada Jumat malam (19/6), bertempat di Lapangan Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, dan akan dimeriahkan oleh penampilan dari Tim Sholawat Mahabbatun Nabi.

Kegiatan bertujuan dan lebih bermakna bukan sekadar majelis zikir dan sholawat, ini dirancang sebagai momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menanamkan nilai-nilai luhur seperti kejujuran, integritas, amanah, dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Panitia menegaskan bahwa upaya mewujudkan daerah yang bersih dari korupsi tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum semata. Diperlukan kesadaran moral dan peran aktif dari setiap warga masyarakat. Melalui lantunan sholawat dan doa bersama, diharapkan nilai-nilai spiritual dapat menjadi pondasi kokoh dalam membangun budaya antikorupsi yang dimulai dari lingkungan keluarga, dunia pendidikan, hingga tata kehidupan bermasyarakat.

Ketua Komunitas IWB, Abi Arbain menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud ikhtiar moral dan sosial untuk mengingatkan pentingnya membangun daerah dengan landasan akhlak yang baik.

“Sholawat bukan hanya sarana meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, tetapi juga momen untuk memperkuat ajaran akhlak yang beliau bawa. Korupsi adalah perilaku yang merusak kepercayaan publik dan menjadi penghambat utama kemajuan sebuah daerah. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini kami mengajak seluruh warga Banyuwangi untuk meneguhkan komitmen bersama demi terwujudnya daerah yang bersih, adil, dan berintegritas,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemberantasan korupsi membutuhkan pendekatan menyeluruh. Penindakan hukum saja tidak cukup jika tidak didasari oleh kesadaran kolektif.

“Perubahan harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan kerja, hingga penyelenggaraan pemerintahan. Pembangunan yang berkelanjutan hanya akan tercapai jika dijalankan dengan prinsip kejujuran, transparansi, dan tanggung jawab,” tambahnya.

Sementara itu, Humas IWB menjelaskan bahwa kegiatan ini juga memiliki dampak positif bagi kebersamaan warga. Selain sebagai wadah memperluas tali silaturahmi, suasana kebersamaan yang penuh keberkahan diharapkan dapat menumbuhkan rasa persatuan, kepedulian, dan semangat gotong royong yang semakin kuat.

“Manfaatnya tidak hanya terasa dari sisi spiritual, tetapi juga berdampak langsung pada kehidupan sosial. Kami ingin acara ini menjadi tempat saling mengenal, mempererat hubungan, dan membangun kesepahaman bersama. Semoga dari sini lahir kebersamaan yang kokoh untuk mendukung Banyuwangi yang lebih maju, harmonis, dan benar-benar bersih dari praktik korupsi,” tegasnya.

Kegiatan ini dibuka secara luas untuk umum tanpa dipungut biaya. Panitia berharap seluruh lapisan masyarakat dapat hadir dan berpartisipasi sebagai wujud nyata dukungan untuk menjadikan Banyuwangi sebagai daerah yang religius, damai, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dalam setiap aspek kehidupan.(Supri)

 

Popular Articles