MAGETAN, Selasa, 18 Agustus 2026 – #Presisi.sbs – Kemerdekaan adalah hak setiap bangsa. Bangsa yang merdeka bisa Melakukan aktivitas Pembangunan dengan Bebas. Tidak ada tekanan & Intimidasi. Bebas berkarya dan di lindungi haknya , dengan hak asasi manusia. Dengan kemerdekaan, bangsa akan bisa Beraktivitas Memajukan Kehidupan nya.
81 tahun Bangsa kita, negara Indonesia tercinta Sudah merdeka. Sejak di proklamasi kan kemerdekaan Indonesia, oleh suekarno hatta tahun 1945 Negera Indonesia, adalah negara yang merdeka. kemerdekaan Indonesia di peroleh dengan perjuangan, Tetes keringat, Air mata & darah oleh pejuang pejuang kemerdekaan, nenek moyang kita.Kemerdekaan bukan hadiah dari siapapun, Melainkan jerih payah perjuangan para pahlawan bangsa. Mereka korbankan segalanya demi generasi penerus bangsa hinggap kita, sampai hari ini
Maka sudah kewajiban kita sebagai generasi penerus, kita harus bersyukur, meneladani & tdk melupakan perjuangan pahlawan kita. Kita tidak boleh lupa dengan perjuangan & Pengorbanan mereka. Maka sudah seharusnya tiap tahun kita memperingati nya. Dengan kita mengenang perjuangan Para pahlawan, kita belajar & terus menerus kan perjuangan mereka.
Banyak cara orang / Masyarakat dalam memperingati hari kemerdekaan Negera Indonesia. Misal dengan mengadakan acara Tirakatan, Acara syukuran, Mengadakan even even seni budaya & Lain lain sesuai kemampuan masing – Masing. Seperti yang di lakukan oleh masyarakat Plumpung plaosan Magetan ini. Bertempat di Rumah Bapak Sudarman / Ki Mbelih roso ( Seorang Terapis Kenamaan Magetan ) Masyarakat Plumpung mengadakan acara, Ceramah kemerdekaan & Pentas seni budaya. Dengan menghadirkan Seorang Penceramah Kenamaan Magetan, Mbah Joyo, beserta Partisipasi para pemuda menampilkan drama kolosal perjuangan kemerdekaan.
Masyarakat nampak antusias, Mengikuti acara demi acara. Dengan semangat kegotong royongan,dengan sawadya mereka semangat memberikan Jamuan yang terbaik. Mulai dari Konsumsi, tenaga & fasilitas lainya.
Dalam ceramahnya Mbah Joyo, Menekankan Bahwa kemerdekaan harus di syukuri, Dengan cara semakin meningkatkan prestasi di segala bidang. Perkuat gotong royong & persatuan antar sesama anggota masyarakat. Selain ada ceramah kemerdekaan, para hadirin juga di suguhi penampilan para pemuda, dengan pagelaran seni & budaya. Masyarakat nampak antusias mengikuti acara hingga akhir. Di akhir acara setelah di tutup masyarakat bisa beramah tamah & Menikmati sajian Makanan yang sudah di siapkan. Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar, Seru sukses. Membuat semangat, semua warga masyarakat untuk membangun lebih baik lagi.
MAGETAN, Selasa, 18 Agustus 2026 – #Penalangit.com – Kemerdekaan adalah hak setiap bangsa. Bangsa yang merdeka bisa Melakukan aktivitas Pembangunan dengan Bebas. Tidak ada tekanan & Intimidasi. Bebas berkarya dan di lindungi haknya , dengan hak asasi manusia. Dengan kemerdekaan, bangsa akan bisa Beraktivitas Memajukan Kehidupan nya.
81 tahun Bangsa kita, negara Indonesia tercinta Sudah merdeka. Sejak di proklamasi kan kemerdekaan Indonesia, oleh suekarno hatta tahun 1945 Negera Indonesia, adalah negara yang merdeka. kemerdekaan Indonesia di peroleh dengan perjuangan, Tetes keringat, Air mata & darah oleh pejuang pejuang kemerdekaan, nenek moyang kita.Kemerdekaan bukan hadiah dari siapapun, Melainkan jerih payah perjuangan para pahlawan bangsa. Mereka korbankan segalanya demi generasi penerus bangsa hinggap kita, sampai hari ini
Maka sudah kewajiban kita sebagai generasi penerus, kita harus bersyukur, meneladani & tdk melupakan perjuangan pahlawan kita. Kita tidak boleh lupa dengan perjuangan & Pengorbanan mereka. Maka sudah seharusnya tiap tahun kita memperingati nya. Dengan kita mengenang perjuangan Para pahlawan, kita belajar & terus menerus kan perjuangan mereka.
Banyak cara orang / Masyarakat dalam memperingati hari kemerdekaan Negera Indonesia. Misal dengan mengadakan acara Tirakatan, Acara syukuran, Mengadakan even even seni budaya & Lain lain sesuai kemampuan masing – Masing. Seperti yang di lakukan oleh masyarakat Plumpung plaosan Magetan ini. Bertempat di Rumah Bapak Sudarman / Ki Mbelih roso ( Seorang Terapis Kenamaan Magetan ) Masyarakat Setalangan Desa Plumpung mengadakan acara, Ceramah kemerdekaan & Pentas seni budaya. Dengan menghadirkan Seorang Penceramah Kenamaan Magetan, Mbah Joyo, beserta Partisipasi para pemuda menampilkan drama kolosal perjuangan kemerdekaan.

Masyarakat nampak antusias, Mengikuti acara demi acara. Dengan semangat kegotong royongan,dengan sawadya mereka semangat memberikan Jamuan yang terbaik. Mulai dari Konsumsi, tenaga & fasilitas lainya.
Dalam ceramahnya Mbah Joyo, Menekankan Bahwa kemerdekaan harus di syukuri, Dengan cara semakin meningkatkan prestasi di segala bidang. Perkuat gotong royong & persatuan antar sesama anggota masyarakat. Selain ada ceramah kemerdekaan, para hadirin juga di suguhi penampilan para pemuda, dengan pagelaran seni & budaya. Masyarakat nampak antusias mengikuti acara hingga akhir. Di akhir acara setelah di tutup masyarakat bisa beramah tamah & Menikmati sajian Makanan yang sudah di siapkan. Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar, Seru sukses. Membuat semangat, semua warga masyarakat untuk membangun lebih baik lagi.
Selain dalam rangka Peringatan HUT RI Ke 81 , Juga dalam rangka Menyambut Maulid Nabi Dalam Ceramahnhya Mbah Joyo Menyampaikan pesan Pesan Moral, tentang kemerdekaan & Peringatan maulid nabi Acara ini begitu istimewa, walau tdk di laksanakan dengan besar – Besaran, Namun Esensi Kemerdekaan di buktikan dengan tindakan nyata, Dengan acara yang menggugah semangat masyarakat. Meneruskan perjuangan & Mengisi kemerdekaan dengan Langkah langkah positif, untuk kemajuan bersama.
Selain dalam rangka Peringatan HUT RI Ke 81 , Juga dalam rangka Menyambut Maulid Nabi Dalam Ceramahnhya Mbah Joyo Menyampaikan pesan Pesan Moral, tentang kemerdekaan & Peringatan maulid nabi Acara ini begitu istimewa, walau tdk di laksanakan dengan besar – Besaran, Namun Esensi Kemerdekaan di buktikan dengan tindakan nyata, Dengan acara yang menggugah semangat masyarakat. Meneruskan perjuangan & Mengisi kemerdekaan dengan Langkah langkah positif, untuk kemajuan bersama.
( Rio )



