ACEHSINGKIL,PRESISI.SBS— Tokoh agama dan pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Aceh Singkil menyatakan kekecewaan mendalam atas minimnya kehadiran pejabat daerah dalam upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang digelar di Kecamatan Gunung Meriah baru-baru ini.
Momentum yang seharusnya menjadi ruang penghormatan bagi kaum sarungan ini dinilai kontras dengan antusiasme para elite politik saat berburu suara menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Ust. Maruli Tumangger salah satu tokoh yang hadir menyayangkan absennya sejumlah pemangku kebijakan utama daerah.
Padahal, saat musim kampanye tiba, para pejabat, calon bupati, calon wakil bupati, hingga calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil berbondong-bondong dan bersaing cepat mendatangi dayah maupun ponpes demi mendapatkan restu serta simpati ulama.
“Saat butuh suara rakyat dan berkah santri di musim pemilu, mereka sangat rajin datang ke ponpes bahkan tanpa diundang. Namun, giliran hari besar santri seperti ini, batang hidung mereka pun tidak terlihat. Ini sangat ironis dan mengecewakan,” ujar salah satu perwakilan tokoh agama yang hadir.
Berdasarkan pantauan di lokasi acara, jajaran pejabat teras daerah yang hadir sangat terbatas.
Peringatan hari sakral bagi kaum santri ini hanya dihadiri langsung oleh:
• Ketua DPRK Aceh Singkil
• Asisten II Setdakab Aceh Singkil
• MPK
• Baitul Mal
• Para Pimpinan Dayah
• Unsur Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) Gunung Meriah
Ketidakhadiran pejabat utama dari jajaran eksekutif tertinggi serta mayoritas anggota legislatif terpilih dinilai sebagai sinyal kurangnya komitmen nyata pemerintah daerah terhadap penguatan eksistensi pendidikan Islam dan pesantren di Aceh Singkil.
Para tokoh agama berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi besar bagi para pemimpin daerah. Mereka menegaskan bahwa pesantren dan santri bukanlah sekadar komoditas politik lima tahunan, melainkan pilar penting pembangunan moral dan karakter generasi muda di Kabupaten Aceh Singkil.(***)



