spot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Hizrah Dari Aceh Singkil, Dilantik Jadi Kadisdikbud Asel, Ini Terget Utama M Najur

 

ACEHSELATAN,PRESISI.SBS– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Selatan menetapkan prioritas utama untuk memulihkan sekaligus meningkatkan mutu pendidikan, dengan sepenuhnya menyelaraskan seluruh kebijakan tersebut sesuai visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati.

Kepala Disdikbud Kabupaten Aceh Selatan, M. Najur, menegaskan bahwa capaian pendidikan yang belum optimal saat ini tidak lepas dari belum maksimalnya fungsi pengelolaan serta peran strategis dinas dalam merancang dan menjalankan sistem pendidikan daerah.

“Kami mengakui secara terbuka masih terdapat kelemahan mendasar di lingkungan organisasi yang harus segera diperbaiki. Langkah pertama yang akan kami tempuh adalah menyempurnakan tata kelola, struktur kerja, dan budaya pelayanan di lingkungan dinas, agar pengelolaan pendidikan nantinya berjalan secara profesional, transparan, dan berlandaskan data yang akurat,” ujar M. Najur.

Ia mengingatkan bahwa kemajuan pendidikan bukanlah hal yang bisa dicapai seketika. Perbaikan mutu membutuhkan proses berkelanjutan yang menyentuh seluruh aspek: peningkatan kompetensi guru, kelengkapan sarana prasarana, penerapan kurikulum yang relevan, hingga penguatan manajemen lembaga secara serentak.

Salah satu fokus perbaikan mendesak adalah tingginya jumlah jabatan kepala sekolah yang masih dijabat pelaksana tugas (PLT) di berbagai jenjang. Kondisi ini dinilai belum menjamin kestabilan arah kebijakan sekolah yang sangat menentukan keberhasilan pembelajaran.

“Melalui seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS), kami ingin menempatkan pemimpin sekolah yang benar-benar memiliki kompetensi. Kepala sekolah adalah kunci kemajuan satuan pendidikan, sehingga pengisian jabatan ini harus melalui proses yang ketat, adil, dan berbasis kemampuan,” jelasnya.

Terkait pelaksanaan seleksi, Disdikbud resmi memperpanjang batas waktu pendaftaran dan verifikasi berkas hingga 28 Agustus 2026. Keputusan ini diambil karena tiga hal: sebaran pelamar belum merata antar wilayah kecamatan, jumlah calon yang memenuhi syarat belum sesuai kebutuhan tiap jenjang, serta masih banyak berkas yang perlu dilengkapi guna memenuhi standar administrasi yang berlaku.

Guru yang telah masuk nominasi diharapkan memanfaatkan kesempatan ini sebagai wujud kontribusi nyata bagi kemajuan sekolah.

“Kami memohon dukungan dan pengertian masyarakat. Perubahan yang kokoh memerlukan waktu dan konsistensi, namun kami berkomitmen terus berupaya mewujudkan pendidikan Aceh Selatan yang berkualitas, berkeadilan, dan berdaya saing,” pungkas M. Najur.

Sebelumnya M Najur adalah ASN di Kabupaten Aceh Singkil menjabat sebagai Sekretaris Disdikbud dan juga beberapa periode dipercaya menjadi Ketua PGRI di Aceh Singkil, namun semenjak pergantian pucuk pimpinan ia hijrah ke Kabupaten Aceh Selatan dan langsung diprercaya oleh Bupati Aceh Selatan sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.(***)

Popular Articles