Banyuwangi, presisi.sbs – Keluarga Besar Lembaga Bantuan Hukum Gadjah Madha Indonesia (LBH GMI) menggelar Temu Keluarga dan Silaturahmi di kediaman Imron Rosidi, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Minggu (2/8/2026).
Kegiatan yang dihadiri Ketua Umum, Humas, koordinator wilayah dan pengurus se-Banyuwangi ini menjadi simbol persatuan, kekompakan, sekaligus penguatan komitmen LBH GMI sebagai garda terdepan pembela hukum masyarakat.
Ketua Umum LBH GMI, Danny Hendro Saputro, S.H., M.H., dalam sambutan pembuka menegaskan bahwa selain mempererat tali persaudaraan, kegiatan ini juga membahas perbaikan layanan hukum hingga ke tingkat desa dan kecamatan.
“Kami ingin LBH GMI tidak hanya kuat secara kelembagaan, tapi juga kuat secara kekeluargaan. Kami memastikan pendampingan hukum berjalan nyata, sehingga masyarakat tidak berjuang sendirian mencari keadilan. Sebagai lembaga bantuan hukum, kami tidak akan berpaling dari berbagai persoalan hukum, mulai dari masalah sosial, ketidakadilan, hingga dugaan penyimpangan pelayanan publik yang menimpa masyarakat kurang mampu dan kurang paham tentang hukum,” tegasnya.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kekuatan lembaga bantuan hukum tidak hanya terletak pada kemampuan advokasi, tetapi juga pada ikatan persaudaraan yang erat antaranggota. Selain itu, forum ini juga menjadi wadah evaluasi terhadap penanganan pengaduan masyarakat yang selama ini ditangani LBH GMI, serta penyatuan visi sinergi antarwilayah.
Dalam forum tersebut dibahas langkah strategis untuk memperkuat koordinasi di tingkat kecamatan. Harapannya, setiap laporan warga dapat ditindaklanjuti secara cepat, profesional, transparan, dan bertanggung jawab.
Seluruh anggota yang hadir menyatakan dukungan untuk menjaga kemandirian, sikap kritis, dan konsistensi LBH GMI dalam memperjuangkan hak warga tanpa memandang latar belakang.
Kordinator LBH GMI Muncar, Imron Rosidi, menyampaikan terima kasih atas kehadiran keluarga besar LBH GMI. “Kita harus kompak. Dengan saling menguatkan, kita bisa berjuang lebih maksimal untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keluarga tuan rumah, sebagai simbol persatuan dan tekad LBH GMI untuk terus menjadi garda terdepan dalam menjalankan visi dan misi organisasi. (Sp)



