Banyuwangi, PRESISI.SBS – Dukungan luas terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terlihat jelas di Kabupaten Banyuwangi. Ribuan warga yang sebagian besar terdiri dari petani dan nelayan menggelar aksi damai di depan Kantor Pemerintah Daerah dan Gedung DPRD Banyuwangi. Mereka menuntut agar program ini terus berjalan dan tidak dihentikan.
Dalam aksi tersebut, para peserta membawa spanduk dan tulisan dukungan. Salah satu tuntutan utamanya adalah menjaga keberlanjutan MBG karena dirasakan membawa manfaat nyata, baik bagi peningkatan gizi anak sekolah maupun bagi kehidupan ekonomi masyarakat setempat.
Pandangan ini diperkuat pula oleh ungkapan para pelaku usaha pertanian dan kelautan. Mereka menilai keberadaan MBG berhasil menaikkan harga jual hasil panen maupun tangkapan ikan serta menjamin kepastian pasar yang sebelumnya sulit didapatkan.
Penyerapan bahan baku secara langsung oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di berbagai wilayah Banyuwangi membuat permintaan terhadap beras, sayuran, buah, ikan, dan hasil laut terus meningkat. Akibatnya harga jual di tingkat petani dan nelayan menjadi lebih stabil serta menguntungkan.
“Sekarang tidak lagi takut harga jatuh atau tidak ada pembeli. Hasil panen terserap langsung, harganya terjaga, dan pembayarannya teratur,” ujar salah satu perwakilan warga saat aksi sekaligus menegaskan pengalaman yang dirasakan bersama kelompoknya.
Pemerintah daerah juga mencatat bahwa program ini berfungsi sebagai pendorong roda ekonomi dari tingkat terbawah. Prioritas pengadaan bahan dari warga setempat membuat perputaran uang berlangsung lebih cepat di lingkungan desa dan kecamatan, sekaligus membuka peluang kerja baru di dapur pengelolaan, pengemasan, hingga jalur distribusi.
Selain manfaat ekonomi, petani dan nelayan juga mengakui adanya dorongan meningkatkan kualitas hasil produksi agar sesuai standar keamanan pangan dan kecukupan gizi yang diterapkan dapur pusat. Hal ini perlahan mengubah cara bertani dan menangkap ikan menjadi lebih terencana dan berkualitas.
Namun di balik dukungan penuh tersebut, masyarakat tetap menyampaikan harapan agar tata kelola rantai pasok semakin diperbaiki, transparansi pengadaan dijaga, serta pengawasan diperketat. Hal ini bertujuan agar manfaatnya benar‑benar merata ke seluruh lapisan dan terhindar dari penyimpangan.
Para peserta aksi menegaskan, Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar pemberian makanan, melainkan solusi ganda: menciptakan generasi yang sehat dan cerdas sekaligus menguatkan mata pencaharian warga Banyuwangi. Oleh karena itu mereka berharap pemerintah terus memelihara dan menyempurnakannya, bukan menghentikannya. (SP)



