spot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

PRABOWO MURKA: HUKUM JANGAN JADI ALAT POLITIK & TEBANG PILIH!

JAKARTA, 18 JULI 2026 Kutip Presisi.sbs PERINGATAN KERAS
DARI ISTANA PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO SECARA TEGAS DAN EKSPLISIT MENGINSTRUKSIKAN SELURUH JAJARAN APARAT PENEGAK HUKUM BAIK KEPOLISIAN MAUPUN KEJAKSAAN.

UNTUK MENGHENTIKAN SEGALA BENTUK PRAKTIK HUKUM YANG
TEBANG PILIH.

DALAM AMANAT YANG DISAMPAIKAN PADA PERINGATAN HUT ke-80 BHAYANGKARA DI CIKEAS, KEPALA NEGARA MENEGASKAN BAHWA HUKUM TIDAK BOLEH MENJADI ALAT UNTUK MELINDUNGI OKNUM YANG BERSALAH, ALAT BALAS DENDAM POLITIK, ATAU MENJADI TAJAM KE BAWAH TETAPI TUMPUL KE ATAS…

Pernyataan tegas ini merupakan respons langsung atas realitas pahit di lapangan. Perbincangan publik di berbagai platform media nasional saat ini menuntut pembuktian nyata asas equality before the law kesamaan hak setiap warga negara di mata hukum tanpa terkecuali. Namun, yang terjadi justru sebaliknya: publik kerap melihat adanya pengerahan segala upaya untuk memberikan pembelaan ketika perkara hukum melibatkan oknum di lingkaran kekuasaan.

Sebaliknya, saat masyarakat kecil berhadapan dengan hukum, ruang untuk mencari keadilan terasa kian sempit.

Perbedaan perlakuan ini menciptakan persepsi miring yang melukai hati rakyat: emas di tangan rakyat dinilai kuningan, sedangkan kuningan di tangan oknum dipoles seolah-olah emas.

Oleh karena itu, momentum evaluasi internal di tubuh lembaga penegak hukum—termasuk isu pergantian dan pengunduran diri pejabat strategis di Kejaksaan Agung (Jampidsus) yang ramai diberitakan media—harus menjadi titik balik pembersihan institusi secara total.

Presiden Prabowo menegaskan tidak ada satu pun pihak di republik ini yang kebal terhadap hukum. Marwah institusi tidak akan pernah hancur karena mengakui kesalahan atau menindak oknumnya sendiri. Justru sebaliknya, marwah tersebut akan runtuh total ketika oknum dilindungi demi stabilitas semu.

Kami mendesak seluruh jajaran penegak hukum untuk menerjemahkan instruksi Presiden ke dalam tindakan nyata di lapangan. Jangan biarkan keadilan hanya menjadi slogan manis, sementara praktiknya masih melanggengkan diskriminasi yang menyengsarakan rakyat kecil.

SAATNYA HUKUM DITEGAKKAN DENGAN BERANI DAN ADIL UNTUK SEMUA.✍️✍️

(SETHO  Presisi.sbs)

Popular Articles