spot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Dugaan Pungli Pemilihan BPG, Pemerhati Desak Bupati Copot Camat Gunung Meriah

ACEHSINGKIL,PRESISI.SBS – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam proses Pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Gampong (BPG) di wilayah Kabupaten Aceh Singkil menuai sorotan tajam.

Menanggapi keresahan masyarakat, Founder Komunitas Selamatkan Aceh Singkil Budi Harjo mendesak Bupati untuk segera mencopot oknum Camat setempat dari jabatannya karena dinilai gagal menjaga integritas demokrasi di tingkat desa.

Indikasi pungli ini mencuat melalui rekaman yang banyak beredar dimana Ketua Panitia Pemilihan BPG Kampung Seping Baru inisial IR yang juga menjabat sebagai Sekretaris Desa.

Dalam rekaman tersebut IR telah menyebut telah berkoordinasi dengan pihak Kecamatan dan pihak Kecamatan meminta dana sebesar Rp.1,5 Juta. Dana tersebut disebutkan untuk Kecamatan dan Kepala Desa.

“Ini jelas melanggar hukum dan tidak bisa dibiarkan,” ujar Harjo biasa disapa, Kamis (24/9/2026).

Menurutnya, Camat selaku pembina fungsi pemerintahan desa di tingkat kecamatan seharusnya menjadi benteng pertama dalam mencegah praktik koruptif, bukan justru terkesan menutup mata atau bahkan membiarkannya terjadi.

Oleh karena itu, pihak Pemerhati mengajukan tiga tuntutan utama kepada Pemerintah Daerah dan Aparat Penegak Hukum (APH):

Copot Jabatan Camat

Meminta Bupati/Pj Bupati segera menonaktifkan oknum Camat tersebut agar tidak mengintervensi proses pemeriksaan.

Usut Tuntas oleh APH

Mendesak Tim Saber Pungli dan aparat kepolisian/kejaksaan setempat untuk segera memanggil dan memeriksa pihak-kantor kecamatan yang terlibat.Audit Pemilihan BPG:

Meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) melakukan evaluasi total terhadap seluruh tahapan pemilihan BPG di kecamatan terkait guna memastikan keabsahan prosesnya.

“Jika Pemkab tidak segera mengambil tindakan tegas berupa pencopotan, kami khawatir tingkat kepercayaan masyarakat terhadap netralitas dan integritas pemerintah daerah akan runtuh. Kasus ini harus menjadi momentum bersih-bersih birokrasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Camat Kecamatan Gunung Meriah Ilvi Rahmi menyebut, bahwa dirinya tidak mengenal Ketua Pemilihan BPG Desa Seping Baru.

“Seping Baru kegiatan pelaksanaan belum ada laporan dan siapa Ketua Panitia saya juga gak tau siapa, apalagi berkomunikasi dll,” kata Ilvi.

Ilvi menyebut, setoran tersebut jangan jadi fitnah.

“Jangan fitnah ya, dia ngomong bukan saya, saya tidak pernah komunikasi dengan Panitia Seping Baru” ujarnya.

“Yang pasti saya tidak pernah meminta apapun dengan Panitia Seping Baru dan belum pernah komunikasi. Kalaupun ada ribut masalah pemilihan BPG di kampung belum ada sampai ke saya,” terang Ilvi.

Diakhir pesanya, Ilvi mengimbau kalau ada masalah di kampung silahkan ke kantor camat laporkan kepadanya, biar dimediasi, imbuhnya.(***)

Popular Articles