Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus Minta Pejabat Baru Tingkatkan Kualitas Pelayanan
Jakarta -MEDIA PRESISI,LAMPUNG BARAT – Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, melantik dan mengukuhkan sebanyak 20 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Senin (26/10/2026). Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penataan birokrasi untuk mengisi sejumlah jabatan strategis sekaligus memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah.
Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Kagungan, Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Barat, disaksikan Wakil Bupati Mad Hasnurin, Sekretaris Daerah Nukman, para asisten, staf ahli bupati, serta kepala perangkat daerah.
Sebanyak 20 pejabat yang dilantik dan dikukuhkan terdiri atas pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas. Mereka ditempatkan pada sejumlah posisi strategis, mulai dari asisten sekretaris daerah, kepala dinas dan badan, pejabat sekretariat daerah, camat, hingga direktur rumah sakit umum daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Parosil Mabsus menegaskan bahwa rotasi, mutasi, dan promosi jabatan bukan sekadar seremoni rutin, melainkan langkah yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan organisasi dan meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.
“Rotasi dan mutasi adalah instrumen untuk menutupi kebutuhan organisasi. Kita butuh orang yang tepat di posisi yang tepat,” kata Parosil.
Ia mengakui, pelantikan terhadap 20 pejabat tersebut belum sepenuhnya menjawab kebutuhan penataan birokrasi di Kabupaten Lampung Barat. Sejumlah jabatan masih kosong dan sementara waktu dijalankan oleh pejabat pelaksana tugas (Plt).
Karena itu, ia berharap proses pengisian jabatan secara definitif dapat segera diselesaikan agar pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih optimal.
“Semoga secepatnya dalam penyusunan definitif sejumlah Kepala Perangkat Daerah dapat dilakukan. Hari ini belum menutupi semua,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Parosil juga menyampaikan pesan tegas kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia mengingatkan bahwa jabatan bukanlah hadiah atau sekadar bentuk penghargaan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Ini bukan hadiah. Ini amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada saya, tapi kepada masyarakat Lampung Barat,” tegasnya.
Menurut Parosil, setiap pejabat harus mampu menunjukkan kinerja nyata sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Keberadaan pejabat di setiap perangkat daerah diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik serta menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.
Ia juga memastikan akan melakukan evaluasi terhadap kinerja jajaran birokrasi dalam waktu dekat. Salah satu indikator utama yang menjadi perhatian adalah kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
Parosil menekankan bahwa birokrasi harus meninggalkan pola kerja yang lamban dan berjalan secara sektoral. Sebaliknya, setiap perangkat daerah dituntut membangun koordinasi, memperkuat kolaborasi, serta meningkatkan kepekaan terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Hal tersebut mencakup berbagai sektor pelayanan, mulai dari kesehatan, perizinan, hingga penanganan bencana dan kebutuhan masyarakat lainnya.
“Jabatan yang saudara emban hari ini adalah wajah pemerintah di mata rakyat. Kalau pelayanannya buruk, yang dinilai buruk adalah pemerintah secara keseluruhan,” katanya.
Berdasarkan daftar nama yang disampaikan, berikut 20 pejabat yang dilantik dan dikukuhkan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat:
1. Drs. Daman Nasir, M.P. – Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah.
2. Padang Priyo Utomo, S.H. – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.
3. Ir. Robert Putra, S.ST., M.T. – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
4. Muhammad Henry Faisal, S.H., M.H. – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
5. Mia Miranda, S.T. – Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan.
6. Burlianto Eka Putra, S.H. – Kepala Dinas Perhubungan.
7. Syafaruddin, S.Pd., M.Pd.I. – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
8. Wahyudi Heru Iskandar, S.Sos., M.I.P. – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
9. Nowo Wibawono, S.Pd., M.Pd. – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).
10. dr. Widyatmoko Kurniawan, Sp.B. – Kepala Dinas Kesehatan.
11. Reza Pahlevi, S.T., M.M. – Kepala Bagian Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah.
12. Domi Nofalisa Utama Faizul, S.STP., M.Si. – Sekretaris Badan Pendapatan Daerah.
13. Wasis Supriyadi, S.T., M.Ak. – Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Daerah.
14. Muhamad Rachmat Arifin, S.E., M.Si. – Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian.
15. Sarjak, S.H. – Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
16. Yoga Sugama, S.T., M.T. – Camat Pagar Dewa.
17. Ansori, S.H., M.H. – Camat Belalau.
18. Dwi Widyastuti, S.K.M., M.Kes. – Sekretaris Dinas Kesehatan.
19. dr. Seruni Era Lestari, Sp.M. – Direktur RSUD Alimuddin Umar.
20. Basuki Rahmat, S.Sos., M.P. – Sekretaris Dinas Perikanan.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi ant perangkat daerah, mempercepat pelaksanaan program kerja, serta meningkatkan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Lampung Barat.
Dengan penataan jabatan tersebut, para pejabat yang baru dilantik diharapkan segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik.
Bagi Bupati Parosil Mabsus, keberhasilan penataan birokrasi tidak hanya diukur dari terisinya jabatan struktural, tetapi juga dari kemampuan setiap pejabat dalam menerjemahkan amanah jabatan menjadi pelayanan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Lampung Barat.
J💛H


